Baca artikel ini dengan santai... :)
Sebelumnya saya sudah membuat sebuah postingan berjudul "Mengapa Tak Ada Satupun Negara Islam Yang Tergolong Negara Maju? (No Sara!)" yang membahas tentang perbedaan antara negara maju dan negara Islam yang rata-rata adalah negara kaya, berkambang, atau miskin, dan tidak ada satupun yang berpredikat sebagai negara maju. Postingan saya tersebut saya buat berdasarkan dari pengetahuan saya dan beberapa data Wikipedia.com.
Nah, di Wikipedia lah saya mendapatkan daftar negara-negara maju di seluruh dunia. Dan inilah mereka negara-negara maju tersebut:
Organisasi seperti Bank Dunia, IMF, dan CIA, biasanya setuju bahwa sekelompok negara maju termasuk:
Anggota Uni Eropa:
Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Luxemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Britania Raya.
Negara non-UE:
Andorra, Islandia, Liechtenstein, Monako, Norwegia, San Marino, Swiss, Vatikan.
Negara bukan Eropa:
Australia, Kanada, Korea Selatan, Hong Kong, Israel, Jepang, Selandia Baru, Singapura, Taiwan, Amerika Serikat.
Bisa dilihat tidak ada satupun negara Islam di atas. Tapi, beberapa hari yang lalu saya kembali mengecek data-data tersebut di Wikipedia.com dan ada satu hal yang membuat saya cukup heran, karena ada yang berubah dari data-data tersebut, yaitu:
Organisasi seperti Bank Dunia, IMF, dan CIA, biasanya setuju bahwa sekelompok negara maju termasuk:
Anggota Uni Eropa:
Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Luxemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Britania Raya.
Negara non-UE:
Andorra, Islandia, Liechtenstein, Monako, Norwegia, San Marino, Swiss, Vatikan.
Negara bukan Eropa:
Australia, Kanada, Korea Selatan, Hong Kong, Libya, Jepang, Selandia Baru, Singapura, Taiwan, Amerika Serikat.
Anda bisa kunjungi sendiri situsnya di http://id.wikipedia.org/wiki/Negara_maju. Tapi mungkin nanti akan terjadi perubahan lagi. Oleh karena itu, sebelum terjadi perubahan lagi saya sudah mengambil ScreenShot-nya:
Ya, di situ ada satu negara yang baru muncul, dan ada satu negara yang keluar dari daftar negara maju. Satu nagara maju versi Wikipedia yang baru adalah Libya, negara Islam yang saat ini sedang mengalami pergolakan berkaitan dengan kepemimpinan Khadafi yang kontroversial. Dan anehnya nama Libya menggantikan satu negara yang kita kenal sebagai salah-satu musuh terbesar Islam sejak dahulu yaitu, ya kita tahu sendirilah.
Sekedar menambah bukti yang bisa sedikit menguatkan, bahwa Libya adalah negara yang makmur (negra maju).
Diambil dari: http://dean81.wordpress.com/2011/08/13/libya-dibawah-kekuasaan-khaddafi-ternyata-sejahtera/
Jurnalis ekonomi asal Inggris, David Blundy dan Andrew Lycett mengungkapkan beberapa fakta berikut soal Libya di bawah kepemimpinan Khaddafi:
•Generasi muda berpakaian sangat baik (menandakan proyek sandang nasional yang sukses), terpenuhi kebutuhan pangannya dan terdidik dengan baik pula.
•Rakyat Libya kini mencapai pendapatan per kapita lebih tinggi dari Inggris.
•Perbedaan dalam pendapatan tahunan … lebih kecil daripada di kebanyakan negara di Afrika.
•Kesejahteraan dan kemakmuran tersebar merata di seluruh rakyat Libya.
•Setiap warga Libya memperoleh fasilitas pendidikan dan medis yang memuaskan secara gratis.
•Perguruan tinggi dan rumah sakit di Libya menerapkan standar internasional.
•Seluruh warga Libya memiliki sebuah rumah atau flat, sebuah mobil dan televisi, video recorder maupun telephon.
•Jika dibandingkan dengan rata-rata penduduk di negara-negara Dunia Ketiga, dan banyak negara-negara maju, rakyat Libya benar-benar termasuk kategori sejahtera.
Tentu saja saya juga tidak begitu yakin dengan data yang tertera di Wikipedia. Karena, data yang ada di Wikipedia sendiri bukanlah data yang bisa dipastikan kebenarannya. Jadi, postingan ini hanya bertujuan untuk menambah referensi anda. Dan sekali lagi, data-data di atas sama sekali bukanlah data yang bisa saya pertanggung jawabkan kebenarannya. Peace!!! :)
Sabtu, 27 Agustus 2011
Akhirnya, Ada Negara Islam Yang Berpredikat Negara Maju?!
Sabtu, 05 Maret 2011
PERANG MUSIK: Perang Dunia Ke Tiga!!!
Music Wars: Amerika Serikat VS Inggris VS Jepang VS Korea Selatan.
Sebelumnya saya mau bilang, postingan ini cuma imajinasi dan berdasarkan pengetahuan saya saja, jadi mohon dimaklumi, kalau terdapat kesalahan dan hal-hal yang konyol di dalamnya, Hehehe…!!!
Hmmm… Sepertinya perang dunia masih berkecamuk hingga detik ini. Tapi, kali ini bukan dengan senjata, tank, meriam, pesawat tempur, atau kapal selam dll, melainkan dengan musik. Ya... “Perang Musik, Perang Dunia ke 3". Perang musik melibatkan semua negara-negara diseluruh dunia yang memiliki industri musik. Dalam perang kali ini, negara-negara dunia yang bersaing dalam pentas musik dunia terbagi menjadi tiga Aliansi yaitu:
Aliansi Amerika:
Amerika Serikat.
dibantu Kanada, Meksiko, Kolombia, Jamaika dll.
Aliansi Eropa:
Inggris Raya.
dibantu Irlandia, Perancis, Australia, Italia, Spanyol, Jerman, Rusia dll.
Aliansi Asia:
Jepang dan Korea Selatan.
dibantu Cina, Taiwan, India, Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, Singapura dll.
ALIANSI AMERIKA:
Amerika Serikat
Aliansi Amerika dipimpin oleh Amerika Serikat. Amerika Serikat adalah "kiblat musik dunia" yang paling dominan dan memiliki pengaruh paling besar di industri musik dunia saat ini (bisa kita lihat dari jumlah views video klip musisinya yang bisa mencapai ratusan juta kali di YouTube, jumlah fans yang berjuta-juta di facebook dan Twitter, jumlah penjualan album yang bisa mencapai angka puluhan bahkan ratusan juta kopi di seluruh dunia, dan ajang penghargaan musik dunia seperti Grammy Award yang didominasi oleh musisi-musisi asal negeri paman Sam tersebut). Banyak penyanyi-penyanyi dunia yang berkarir di negara adidaya yang satu ini, (baik yang dari dalam maupun yang mencoba mengadu nasib dari luar negeri) seperti: Lady Gaga, Justin Bieber (kanada), Shakira (Kolombia), Taylor Swift, Rihanna, Avril Lavigne (Kanada), Pink, Michael Buble (Kanada), Beyonce Knowles, Britney Spears, Alicia Keys, Celine Dion (Kanada), Nicki Minaj, Miley Cyrus, Selena Gomez, Demi Lovato, Jonas Brother, Katy Perry, Jordin Sparks, Kelly Clarckson, Owl City, Kesha, Mariah Carey, Madonna, Linkin Park, My Chemical Romance, Simple Plan, 30 Seconds To Mars, Backstreet Boys, T.I., Chris Brown, Bruno Mars, The Black Eyed Peas, Paramore, Bob Marley (Jamaika), Shaggy (Jamaika) dan masih banyak lagi. Dan yang paling melegenda yaitu Alm. Michael Jackson.
Untuk saat ini, chart-chart musik seperti billboard, dan MTV didominasi oleh penyanyi-penyanyi solo Amerika Serikat. Dan dua nama yang paling populer saat ini adalah Justin Bieber dan Lady Gaga.
Jenis Musik yang paling populer di Amerika Serikat saat ini adalah: R&B, Pop, Rock, Emo, Punk, Hip Hop, Country dll.
Catatan:
Agnes Monica penah menjadi Host di American Music Award 2010.
Meeghan Henry adalah seorang penyanyi remaja berdarah keturunan Indonesia yang berkarir di Amerika Serikat.
ALIANSI EROPA:
Inggris Raya
Aliansi Eropa dipimpin oleh Inggris yang merupakan salah satu saingan terberat bagi Amerika Serikat dalam dunia musik. Bersaing ketat dengan Amerika Serikat, para penyanyi Inggris mencoba menaklukkan dan menembus pasar musik Amerika Serikat yang terbilang sangat kompetitif. Penyanyi-penyanyi asal Inggris didominasi oleh musisi dengan format Band. Dan yang paling melegenda adalah The Beatles yang salah satu anggotanya adalah seorang legenda musik dunia yaitu John Lennon, penyanyi yang penuh kontroversi.
Musisi-musisi terkenal asal Eropa:
Inggris (termasuk Irlandia dan Australia):
Muse, U2 (Irlandia),Coldplay, The Script (Irlandia), Keane, The Beatles, Queen, The Rolling Stone, La Roux, The Ting Tings, Jessie J, Adele, Lilly Allen, Pixie Lott, Enya (Irlandia), Taio Cruz, Tinnie Tempah, Lenka (Australia), The Veronicas (Australia), Kylie Minogue (Australia), Westlife (Irlandia), Florence And The Machine, Leona Lewis, Mika (Irlandia), One Direction, Cher Lloyd dll.
Perancis:
Vanessa Paradis
Spanyol:
Enrique Iglesias
Rusia:
Tatu
Italia:
Malika Ayane
Jenis musik yang dominan di Inggris saat ini: Rock, R&B, Pop dll.
Catatan:
Ada beberapa penyanyi asal Indonesia yang berkarir di Eropa seperti: Anggun (Perancis), Shandy Sondoro (Jerman), Wisnu (Norwegia).
Muse adalah salah satu band yang lagu-lagunya paling banyak dijiplak oleh musisi Indonesia.
Westlife adalah musisi luar (Irlandia) yang paling popular di Indonesia.
Menurut beberapa orang, Lagu-Lagu asal Inggris lebih terdengar Melodious daripada lagu-lagu asal Amerika Serikat.
ALIANSI ASIA:
Aliansi Asia dipimpin oleh Jepang dan Korea Selatan:
Jepang
Berdasarkan data tahun 2006 dari International Federation of the Phonographic Industry, Jepang memiliki Industri musik terbesar ke dua di dunia setelah Amerika Serikat. Kesuksesan Jepang memajukan Industri musiknya dan menyebarkannya ke luar Jepang tidak lepas dari kesuksesan Anime-Animenya yang begitu digemari oleh remaja-remaja dari manca Negara (termasuk di Indonesia). Anime-Anime yang didistribusikan ke luarnegeri tersebut diisi oleh lagu-lagu Jepang sebagai soundtracknya dan dari situlah orang-orang mulai mengenal dan kemudian menggemari lagu-lagu Jepang yang umumnya di istilahkan sebagai J-Pop (sejak 1990-an, istilah J-Pop mulai dipopularkan oleh media massa Jepang untuk membedakannya dari musik asing). Musik J-Pop modern sendiri berakar dari musik tahun 1960-an seperti yang dimainkan The Beatles.
Musisi Jepang yang terkenal:
Penyanyi Solo: Utada Hikaru, Yui, Ayumi Hamasaki, Mika Nakashima, Akeboshi, Kyary Pamyu-Pamyu dll.
Band: Flow, Orange Range, L’Arc-en-Ciel/laruku, Asian Kungfu Generation, Do As Infinity, Arashi dll.
Catatan:
Band Indonesia yang dipengaruhi musik Jepang antara lain, J-Rock dan Geisha.
Lisa Halim adalah seorang musisi Jepang yang memiliki darah keturunan Indonesia dari ayahnya.
Korea Selatan
Korsel boleh berbangga hati atas kemajuan industri musiknya yang berkembang dengan beberapa tahun terakhir. Invasi musik Korea Selatan sudah menyebar ke berbagai negara dan mendapatkan tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Kalau fanatisme pecinta Jepang muncul melalui Manga, Anime (Naruto, One Pece, Bleach, Death Note), dan Soundtracknya . Para pecinta Korea muncul melalui drama-drama Asia (Boys Before Flowers, Princess Hours, Full House, Stairway to Heaven) dan Soundtracknya. Para musisi Korea didominasi format Boy band/Girl group, yang didalamnya diselipkan dance untuk menambah daya tarik musiknya.
Boy Band Korea: Super Junior, SHINee, Big Bang, TVXQ dll.
Girl Group Korea: Girls Generation/SNSD, Kara, Wonder Girl, 2NE1, 4 Minute, Miss A, Sistar dll.
Musisi Lainnya: BoA, Rain, Byul, Shinwa, T-Max, Se7en dll.
Dari tahun 1990 dan awal tahun 2000-an, Jenis Musik yang popular di Korea Selatan diistilahkan dengan K-Pop (Korean Pop). K-Pop mendapat pengaruh yang sengat besar dari musik pop Jepang (J-Pop). Musik K-pop memiliki cikal bakal dari musik Jepang yang mulai populer di Korea pada masa penjajahan Jepang di Korea (1930-an).
Suksesnya industri musik Korea menimbulkan Korean Wave, yaitu demam Korea di berbabagai negara. Kalau dulu banyak orang yang ingin belajar bahasa Jepang. Sekarang sudah banyak yang beralih ingin belajar bahasa Korea (yang menurut beberapa orang dealegnya enak didengar).
Catatan:
Demam Korea yang terjadi di berbagai Negara, juga terjadi pada remaja-remaja (kebanyakan remaja puteri) di Indonesia.
Memberi warna baru bagi Industri musik Indonesia, SM*SH adalah Boyband yang kontroversial, karena dituding sebagai penjiplak Boyband-Boyband asal Korea (Sekedar Informasi “jangan tersinggung”, di YouTube lebih banyak yang dislike daripada yang like video musik mereka, dan hal yang seperti itu jarang terjadi). Meskipun begitu, kesuksesan yang diraih oleh Boyband yang satu ini tidak bisa dipandang sebalah mata.
Penyanyi-penyanyi Terkenal asal Asia yang lainnya:
Charice (Filipina)
Tata Young (Thailand)
Joanna Wang (Cina)
F4/JVKV(Boyband asal Taiwan yang sempat terkenal melalui drama Asia dari Taiwan, “Meteor Garden”)
Fahrenheit(Boyband Taiwan)
Agnes Monica (Indonesia)
Siti Nurhaliza (Malaysia)
Yaaa… Kira-kira seperti itulah pandangan saya terhadap industri musik dunia saat ini. Saya harap, suatu saat nanti industri musik di Indonesia akan jauh lebih maju dan dapat bersaing dengan negara-negara besar yang saya sebutkan di atas tadi. Kalau bisa, musik Indonesia memiliki identitas dan ciri khasnya sendiri dan tentu saja dengan kualitas yang jauh lebih baik (terutama bukan hasil plagiat). Dan menurut saya lagu-lagu indonesia itu, kualitasnya tidak kalah bersaing dengan lagu-lagu Korea, Jepang, atau bahkan lagu Barat. Meskipun seringkali kasus plagiat atau lagu remake yang membuat nilai lagu indonesia terasa berkurang. Tapi, hal-hal seperti itu, bukan hanya ada di Indonesia. Contohnya saja lagu Korea, yang sebenarnya banyak diremake dari lagu-lagu dari negara lain, atau bahkan dituduh sebagai hasil plagiat (tanpa izin).
Contoh:
SHINee - Hello diremake dari J.Cates - Holla,
2AM - Best Love diremake dari Fukuyama Masaharu - With Special Guests,
Super Junior - Boom Boom diremake dari Ray Lavender - Reverse, dll.
Dan tentu kita masih ingat ada beberapa lagu Indonesia yang diremake musisi Eropa. Lagu-lagu Indonesia masih menjadi tuan rumah dinegaranya sendiri. Jadi, lagu-lagu Indonesia memang memiliki potensi yang cukup besar untuk "mendunia" seperti lagu Jepang, Korea, dan Barat.
Industri musik saat ini tidak bisa disepelekan. Karena melalui musik, orang-orang dari mancanegara akan lebih mengenal dan menghormati bangsa dan kebudayaan kita. Seperti yang terjadi pada Jepang dan Korea yang memiliki pengaruh besar terhadap remaja-remaja Indonesia, mulai dari penampilan sampai bahasa dan kebudayaannya.
Kamis, 02 September 2010
Mengapa Tak Ada Satupun Negara Islam Yang Tergolong Negara Maju? (No Sara!)
Mengapa Tak Ada Satupun Negara Islam Yang Tergolong Negara Maju?. Pertanyaan yang cukup sensitif, terutama bagi kaum Muslim. Tapi, percayalah bukan cuma saya yang berpikir demikian, dan memang itulah kenyataannya. Mari kita lihat peta di bawah ini yang menunjukkan pembagian daerah-daerah negara miskin, berkembang, dan maju (Berdasarkan IMF pada tahun 2008).
Biru Muda: Negara maju
Orange: Negara Berkembang
Merah Kecoklatan: Negara Miskin
Organisasi seperti Bank Dunia, IMF, dan CIA, biasanya setuju bahwa sekelompok negara maju termasuk:
Anggota Uni Eropa:
Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Luxemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Britania Raya.
Negara non-UE:
Andorra, Islandia, Liechtenstein, Monako, Norwegia, San Marino, Swiss, Vatikan.
Negara bukan Eropa:
Australia, Kanada, Korea Selatan, Hong Kong, Israel, Jepang, Selandia Baru, Singapura, Taiwan, Amerika Serikat.
Data lebih lengkap: http://id.wikipedia.org/wiki/Negara_maju
Dari peta diatas, tidak ditemukan satupun negara Islam ataupun negara bermayoritas penduduk Muslim bukan?, justru yang banyak adalah negara Islam yang miskin terutama di daratan Afrika. Perlu diketahui, beberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber daya alam (seperti Nauru melalui pengambilan fosfor dan Brunei Darussalam melalui pengambilan minyak bumi) tanpa mengembangkan industri yang beragam, dan ekonomi berdasarkan-jasa tidak dianggap memiliki status 'maju'. Kebanyakan negara Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab, adalah negara kaya tetapi bukan negara maju, kerena Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata.
Hingga saat ini Iran disebut-sebut sebagai negara Islam yang paling maju terutama dalam bidang Sains diantara negara-negara Islam lainnya. Tapi negara inipun masih belum juga diakui sebagai salah satu negara maju (secara keseluruhan), diantara negara-negara lain di dunia. Sedangkan Israel, yang masih dalam kontroversi (karena wilayahnya yang merupakan hasil rampasan dari wilayah Palestina), sudah mendapat pengakuan dan predikat sebagai salah-satu negara maju di dunia.
Sekarang, apakah menjadi negara maju itu harus?. Sebagian besar dari kita pasti menjawab “Ya”. Tapi, coba kita lihat sekali lagi, apakah Islam itu cocok untuk kehidupan masyarakat negara maju seperti Jepang ataupun Amerika Serikat?—Yang notabene adalah negara super power yang saat ini memengang kendali Dunia. Saya rasa “Tidak Terlalu”. Ya, kenapa saya berpendapat demikian?.
Lihatlah kehidupan warga negara Amerika Serikat yang begitu bebas, termasuk untuk perilaku seks bebas (yang menimbulkan HIV-AIDS). Dan saat ini, ada 14 negara bagian di AS yang melegalkan marijuana, yaitu: Alaska, California, Colorado, Hawaii, Maine, Maryland, Michigan, Montana, Nevada, New Mexico, Oregon, Rhode Island, Vermont dan Washington.
Atau kehidupan warga negara Jepang yang dikenal sebagai pekerja keras, memiliki penanganan medis yang sangat baik, dan standar hidup yang tinggi, yang membuat mereka memiliki harapan hidup yang lebih panjang. Tapi, ketahuilah kebanyakan dari mereka hidup penuh tekanan, hal ini dapat dilihat dari predikat Jepang yang merupakan salah-satu negara dengan tingkat kasus bunuh diri paling tinggi di dunia.
Di bawah ini, adalah peta yang menunjukkan pembagian negara-negara berdasarkan jumlah kasus bunuh dirinya:
Rata-rata kasus bunuh diri:
Merah: di atas 13
Kuning: 6.5-13
Biru Tua: kurang dari 6.5
Abu-abu: Tidak ada
Data lebih lengkap: http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_tingkat_bunuh_diri
Apa gunanya angka harapan hidup yang tinggi, kalau banyak yang bunuh diri karena tekanan hidup yang berlebih?.
Seperti yang kita ketahui, bagi kita umat Islam, bunuh diri ataupun mencoba bunuh diri merupakan salah satu dosa yang paling besar di hadapan Allah Swt. Dan lihatlah negara-negara mayoritas penduduk Islam, di daerah Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika, hampir tidak tercatat adanya kasus bunuh diri disana.
Selain itu, negara-negara maju juga sudah melegalkan perjudian maupun minuman beralkohol di negaranya. Di negara maju yang super sibuk, tentu memiliki jam kerja yang begitu padat hingga larut malam, dan mereka hampir tidak memiliki waktu istirahat (mungkin termasuk untuk Shalat). Bahkan saat ini, di Italia (dan mungkin dinegara-negara maju lainnya), muncul sebuah kebijakan “aneh” yaitu, melarang para pekerja Muslim untuk berpuasa di bulan Ramadhan karena alasan keseahatan (Larangan tersebut dikeluarkan Komite Keselamatan Kegiatan Pertanian Italia. Mereka mengharuskan pekerja di ladang, termasuk Muslim, untuk tetap makan dan minum selama Ramadhan). Dan bagi mereka yang melanggar, dipecat adalah konsekuensinya.
Alkohol merupakan salah satu penyebab utama tindakan kriminal (Bahkan sudah dijelaskan dalam sebuah kisah Islami, bahwa alkohol bisa membuat seseorang nekad untuk memperkosa dan lalu membunuh). Karena legalitas dari alkohol di negara-negara maju. maka inilah hasilnya:
Lebih lengkapnya lihat di: http://www.nationmaster.com/graph/cri_tot_cri-crime-total-crimes
Secara perhitungan "kasar", negara-negara maju seperti, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Prancis, Rusia, dan Jepang berada di enam teratas, sebagai negara dengan tingkat kriminalitas tertinggi di dunia (Meskipun tidak semua tindak kriminalitas dinegara-negera maju tersebut merupakan kejahatan yang disebabkan oleh minuman beralkohol). Dan anda tidak akan menemukan negara Islam sampai urutan ke 32 (Turki). Dan hanya beberapa negara Islam yang masuk dalam 82 negara dalam daftar tersebut.
Jadi, apakah kehidupan penduduk di negara maju saat ini, bisa berjalan sesuai syariat Islam?. Mungkin dulu ya, tapi sekarang tidak. Coba bandingkan kehidupan kita dengan orang-orang di barat sana. Mengapa dinegara kita yang masih banyak terdapat orang-orang muslim yang taat beribadah, justru tertinggal dari meraka (orang barat) yang hidup penuh kebebasan dan sangat jauh dari syariat Islam, tapi mereka berhasil mendirikan negara-negara yang maju.
Tapi, bukan tidak mungkin di masa yang akan datang, kejayaan Islam akan bangkit kembali dengan cara yang tidak kita duga-duga.
Namun, “Islam datang pada masa jahiliyah dalam keadaan asing, dan telah datang masanya di mana islam saat ini dirasakan asing oleh pemeluknya. Sungguh benar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya, “Sesungguhnya Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka thuuba (beruntunglah) orang-orang yang asing” (HR Muslim).
Mungkin saja kita sedang dalam masa kembalinya Islam, siapa tahu? Wallah hu Alam, kiamat semakin dekat bukan?, dan saat itu, sudah tidak ada lagi orang-orang yang beriman alias kaum Muslimin. Berdasarkan hadits-hadits shohih, Nabi Muhammad Saw. Sebelum kiamat terjadi, tanda-tanda besar akan bermunculan, ketika kiamat sudah dekat sekali (seribu tahun mungkin dianggap dekat, mengingat sejarah bumi yang begitu panjang). Maka Allah Swt, akan mendatangkan sebuah angin sejuk yang menyebabkan setiap orang beriman menemui ajalnya saat tersentuh angin tersebut. Sebab Allah Swt, tidak akan mengizinkan kiamat terjadi ketika masih ada kaum beriman di muka bumi walau hanya seorangpun.
Saya samasekali tidak bermaksud, membuat anda berfikir bahwa “Islam merupakan penghalang suatu negara untuk maju di jaman yang modern ini”. Tapi, yang ingin saya tekankan adalah “Apa yang baik di mata manusia belum tentu baik di hadapan Allah Swt.”, dan “Tak mengapa miskin di dunia, asalkan tak miskin di Akhirat”. Bukankah seseorang yang “ndeso”, miskin, berkulit hitam, dan berbibir tebal sekalipun, akan lebih baik di hadapan Allah Swt, ketika ia memiliki keimanan yang teguh kepada-Nya. Daripada seseorang (ilmuwan sekalipun) yang mendapat puja dan puji karena kecerdasannya, kaya raya, modern, atau berpenamplian sangat menarik, tetapi ia tidak percaya akan adanya Tuhan, yaitu Allah Swt. Dan bukan berarti saya menganggap miskin itu lebih baik dan menjadi kaya dan maju itu adalah buruk. Karena miskin dan kaya itu relatif (tergantung dari sudut pandang apa kita melihatnya).
Catatan: Ini hanya argumentasi saya, anda boleh setuju, boleh juga tidak (Saya rasa tidak ada kebohongan yang saya sampaikan di postingan ini).
Repost tidak apa-apa. Tapi, kalau bisa cantumkan sumbernya.
No Spam, No Debate, And No Sara. Please!
Mohon buat yang komentar, jangan komentar yang tidak bertanggung jawab, apalagi hanya sebagai Anonim.
PERHATIAN!!! (untuk mengurangi debat)
Maaf untuk selanjutnya... Kalau ada komentar yg memberatkan (apalagi komentar itu sama dengan kementar lain yg sudah diajukan), Dan saya sudah merasa menjelaskannya di postingan maupun komentar saya.
contoh pertanyaan:
Siapa bilang tidak ada negara Islam yang kaya... (diatas saya sdah menjelaskan perbedaan antara negara kaya dan ngara maju) atau,
Di Indoensia sama aja tuh, banyak prostitusi, minum Miras juga banyak! (Yang saya tekankan adalah tingkat Kriminalitasnya (bukan hanya sex bebas, mirasnya). Dan kalau mau banding-bandingkan. Kriminalitas di AS dan negara maju lainnya masih jauh-jauh lebih banyak daripada di negara kita)
Atau pernyataan yang meragukan terhadap data-data yg saya tampilkan dipostingan ini. Anda bisa langsung mengunjungi sumbernya (yaitu Wikipedia, sumber paling terpercaya yg bisa diakses oleh masyarakat umum) dan sumber-sumber lain dari Internet.
Jadi, saya tidak akan menanggapi hal-hal yg sperti diatas, (terutama komentar yg menggunakan kata-kata kasar) mungkin akan saya hapus, terima kasih... :)
Akhir kata: perhatikan apa yang diucapkan, bukan siapa yang mengucapkan. Terima kasih… :)
Rabu, 16 Desember 2009
Industri Animasi Indonesia
Seperti yang kita ketahui Indonesia sangat jarang membuat film dalam bentuk animasi, dan hal inilah akibat dari buruknya sektor animasi di Indonesia. Padahal Indonesia mempunya banyak animator dan bibit-bibit unggul dalam industri animasi untuk negeri sendiri. Cukup banyak animator Indonesia yang membantu dalam pembuatan film animasi untuk luar negeri.
Sebuah kajian media asing, asosiasi animasi Nasscom di Thailand pada Mei 2004 yang berjudul "Thai Digital Content Cluster Benchmarking Study" dan dipublikasikan di Reuters (19-11), membuat analisis perbandingan peringkat industri animasi dan konten di negara Asia.
Dan hasilnya. Jepang di puncak tertinggi dan Indonesia cuma pada posisi juru kunci.
Selama 30 tahun ini Jepang masih dianggap sebagai negara yang paling kuat dalam sektor animasi dengan skor tertinggi (9,0). Korea Selatan (8,5) yang meraih peringkat kedua, Singapura (8,0), Hong Kong (7,5), Taiwan (6,5), Thailand (5,0), India (4,5), Malaysia (3,5), Filipina (3,5), dan Vietnam (2,0).
Indonesia berada pada posisi terendah jauh di bawah Industri animasi di Jepang dan Korea yang sudah maju pesat. Bahkan dari industri tersebut, Jepang dan Korea mampu menyerap banyak tenaga kerja. Jepang mampu menyerap 20.000 orang dan Korea menyerap 15.000 orang untuk animasi dan 10.000 orang untuk games.
Bayak faktor yang menghambat berkembangnya industri animasi di Indonesia, mulai dari masalah biaya produksi, faktor masyarakat, dan dukungan pemerintah.
Besar pasak dari pada tiang, mungkin inilah peribahasa yang tepat untuk menggambarkan masalah yang dihadapi oleh rumah produksi lokal. Untuk membuat satu produk animasi dibutuhkan biaya yang cukup besar. Tetapi produk animasi luar negeri bisa lebih murah, karena perusahaan yang memproduksinya bisa menjual ke banyak Negara lain, sehingga biaya produksi dapat tertutupi dan mampu meraih untung. Berbeda dengan produsen dalam negeri yang tidak memili hak “loyalty” untuk menjual produknya ke lebih dari stasiun televisi ataupun secara ritel kepada masyarakat. Sehingga, harga yang harus ditanggung oleh satu stasiun tv dalam negeri untuk satu produk animasi lokal lebih besar daripada biaya untuk satu produk animasi luar negeri yang ditanggung oleh banyak stasiun tv dari berbagai Negara. Hal inilah yang membuat stasiun televisi di Indonesia lebih suka membeli produk animasi dari luar daripada produk dalam negeri.
Masalah lainnya adalah kurangnya perhatian pemerintah untuk memajukan industri animasi di Indonesia, sebagai contoh Pemerintah Malaysia mempunyai aturan untuk kategori iklan animasi, hanya animasi buatan lokal saja yang boleh disiarkan di stasiun televisi Malaysia. Indonesia seharusnya mencontoh dan memberikan regulasi serupa sehingga perkembangan industri animasi lokal bisa terpacu.
Tetapi faktor yang paling mendasar adalah, masyarakat yang bertindak sebagai konsumen. Masyarakat lebih cenderung menyukai produk animasi dari luar negeri. film animasi yang begitu dikenal luas oleh masyarakat Indonesia saat ini, khususnya dikalangan remaja, seperti, Naruto, One Piece, Sponge Bob, Tom & Jerry, Death Note, atau serial kartun Upin dan Ipin dari Malaysia, yang mulai mendapat banyak penggemar bahkan sampai ke Indonesia dan Turki.
Hampir semua dari kita mengenal dan menyukai film animasi tersebut. Tetapi kita tidak memiliki kesempatan untuk menyukai produk animasi dalam negeri, dikarenakan sedikitnya jumlah produk animasi yang diprodiksi di Indonesia. Belum lagi stigma yang sudah menyebar di masyarakat, bahwa film kartun hanyalah tontonan untuk anak-anak. Sehingga animasi dianggap sebagai hal yang sepele, padahal kita bisa belajar dari jepang dan korea yang mampu menyerap tenaga kerja dan keuntungan besar dari indusri animasi yang dijalankannya.
Sudah saatnya industri animasi Indonesia untuk bangkit. Dulu kita pernah punya Si Kancil atau Si Huma yang diputar di TVRI pada 1980. Dan sekarang pun animasi lokal sudah aktif diproduksi, seperti serial kartun yang disiarkan di GlobalTV, Tupi dan Pingping atau Rahasia Seputar Shalat. Atau tokoh kartun Dolpino atau Otan di Trans7. “HomelanD” Film animasi pertama Indonesia, Dan masih banyak lagi produk animasi karya Indonesia lainnya yang tidak bergitu tertinggal kualitasnya dengan animasi dari luar negeri. Tinggal kita sebagai konsumen yang harus mendukungnya, agar di waktu mendatang, animasi Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain seperti, India, Singapura, Korea, atau jepang dan Hollywood sekalipun. Oleh karena itu cintailah produk Indonesia.
Hidup Indonesia!!!
