Sabtu, 05 Maret 2011

PERANG MUSIK: Perang Dunia Ke Tiga!!!

Music Wars: Amerika Serikat VS Inggris VS Jepang VS Korea Selatan.

Sebelumnya saya mau bilang, postingan ini cuma imajinasi dan berdasarkan pengetahuan saya saja, jadi mohon dimaklumi, kalau terdapat kesalahan dan hal-hal yang konyol di dalamnya, Hehehe…!!!

Hmmm… Sepertinya perang dunia masih berkecamuk hingga detik ini. Tapi, kali ini bukan dengan senjata, tank, meriam, pesawat tempur, atau kapal selam dll, melainkan dengan musik. Ya... “Perang Musik, Perang Dunia ke 3". Perang musik melibatkan semua negara-negara diseluruh dunia yang memiliki industri musik. Dalam perang kali ini, negara-negara dunia yang bersaing dalam pentas musik dunia terbagi menjadi tiga Aliansi yaitu:

Aliansi Amerika:
Amerika Serikat.
dibantu Kanada, Meksiko, Kolombia, Jamaika dll.

Aliansi Eropa:
Inggris Raya.
dibantu Irlandia, Perancis, Australia, Italia, Spanyol, Jerman, Rusia dll.

Aliansi Asia:
Jepang dan Korea Selatan.
dibantu Cina, Taiwan, India, Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, Singapura dll.


ALIANSI AMERIKA:

Amerika Serikat


Aliansi Amerika dipimpin oleh Amerika Serikat. Amerika Serikat adalah "kiblat musik dunia" yang paling dominan dan memiliki pengaruh paling besar di industri musik dunia saat ini (bisa kita lihat dari jumlah views video klip musisinya yang bisa mencapai ratusan juta kali di YouTube, jumlah fans yang berjuta-juta di facebook dan Twitter, jumlah penjualan album yang bisa mencapai angka puluhan bahkan ratusan juta kopi di seluruh dunia, dan ajang penghargaan musik dunia seperti Grammy Award yang didominasi oleh musisi-musisi asal negeri paman Sam tersebut). Banyak penyanyi-penyanyi dunia yang berkarir di negara adidaya yang satu ini, (baik yang dari dalam maupun yang mencoba mengadu nasib dari luar negeri) seperti: Lady Gaga, Justin Bieber (kanada), Shakira (Kolombia), Taylor Swift, Rihanna, Avril Lavigne (Kanada), Pink, Michael Buble (Kanada), Beyonce Knowles, Britney Spears, Alicia Keys, Celine Dion (Kanada), Nicki Minaj, Miley Cyrus, Selena Gomez, Demi Lovato, Jonas Brother, Katy Perry, Jordin Sparks, Kelly Clarckson, Owl City, Kesha, Mariah Carey, Madonna, Linkin Park, My Chemical Romance, Simple Plan, 30 Seconds To Mars, Backstreet Boys, T.I., Chris Brown, Bruno Mars, The Black Eyed Peas, Paramore, Bob Marley (Jamaika), Shaggy (Jamaika) dan masih banyak lagi. Dan yang paling melegenda yaitu Alm. Michael Jackson.

Untuk saat ini, chart-chart musik seperti billboard, dan MTV didominasi oleh penyanyi-penyanyi solo Amerika Serikat. Dan dua nama yang paling populer saat ini adalah Justin Bieber dan Lady Gaga.

Jenis Musik yang paling populer di Amerika Serikat saat ini adalah: R&B, Pop, Rock, Emo, Punk, Hip Hop, Country dll.

Catatan:
Agnes Monica penah menjadi Host di American Music Award 2010.
Meeghan Henry adalah seorang penyanyi remaja berdarah keturunan Indonesia yang berkarir di Amerika Serikat.

ALIANSI EROPA:

Inggris Raya

Aliansi Eropa dipimpin oleh Inggris yang merupakan salah satu saingan terberat bagi Amerika Serikat dalam dunia musik. Bersaing ketat dengan Amerika Serikat, para penyanyi Inggris mencoba menaklukkan dan menembus pasar musik Amerika Serikat yang terbilang sangat kompetitif. Penyanyi-penyanyi asal Inggris didominasi oleh musisi dengan format Band. Dan yang paling melegenda adalah The Beatles yang salah satu anggotanya adalah seorang legenda musik dunia yaitu John Lennon, penyanyi yang penuh kontroversi.

Musisi-musisi terkenal asal Eropa:

Inggris (termasuk Irlandia dan Australia):
Muse, U2 (Irlandia),Coldplay, The Script (Irlandia), Keane, The Beatles, Queen, The Rolling Stone, La Roux, The Ting Tings, Jessie J, Adele, Lilly Allen, Pixie Lott, Enya (Irlandia), Taio Cruz, Tinnie Tempah, Lenka (Australia), The Veronicas (Australia), Kylie Minogue (Australia), Westlife (Irlandia), Florence And The Machine, Leona Lewis, Mika (Irlandia), One Direction, Cher Lloyd dll.

Perancis:
Vanessa Paradis

Spanyol:
Enrique Iglesias

Rusia:
Tatu

Italia:
Malika Ayane

Jenis musik yang dominan di Inggris saat ini: Rock, R&B, Pop dll.

Catatan:
Ada beberapa penyanyi asal Indonesia yang berkarir di Eropa seperti: Anggun (Perancis), Shandy Sondoro (Jerman), Wisnu (Norwegia).
Muse adalah salah satu band yang lagu-lagunya paling banyak dijiplak oleh musisi Indonesia.
Westlife adalah musisi luar (Irlandia) yang paling popular di Indonesia.
Menurut beberapa orang, Lagu-Lagu asal Inggris lebih terdengar Melodious daripada lagu-lagu asal Amerika Serikat.

ALIANSI ASIA:

Aliansi Asia dipimpin oleh Jepang dan Korea Selatan:

Jepang

Berdasarkan data tahun 2006 dari International Federation of the Phonographic Industry, Jepang memiliki Industri musik terbesar ke dua di dunia setelah Amerika Serikat. Kesuksesan Jepang memajukan Industri musiknya dan menyebarkannya ke luar Jepang tidak lepas dari kesuksesan Anime-Animenya yang begitu digemari oleh remaja-remaja dari manca Negara (termasuk di Indonesia). Anime-Anime yang didistribusikan ke luarnegeri tersebut diisi oleh lagu-lagu Jepang sebagai soundtracknya dan dari situlah orang-orang mulai mengenal dan kemudian menggemari lagu-lagu Jepang yang umumnya di istilahkan sebagai J-Pop (sejak 1990-an, istilah J-Pop mulai dipopularkan oleh media massa Jepang untuk membedakannya dari musik asing). Musik J-Pop modern sendiri berakar dari musik tahun 1960-an seperti yang dimainkan The Beatles.

Musisi Jepang yang terkenal:
Penyanyi Solo: Utada Hikaru, Yui, Ayumi Hamasaki, Mika Nakashima, Akeboshi, Kyary Pamyu-Pamyu dll.
Band: Flow, Orange Range, L’Arc-en-Ciel/laruku, Asian Kungfu Generation, Do As Infinity, Arashi dll.

Catatan:
Band Indonesia yang dipengaruhi musik Jepang antara lain, J-Rock dan Geisha.
Lisa Halim adalah seorang musisi Jepang yang memiliki darah keturunan Indonesia dari ayahnya.

Korea Selatan

Korsel boleh berbangga hati atas kemajuan industri musiknya yang berkembang dengan beberapa tahun terakhir. Invasi musik Korea Selatan sudah menyebar ke berbagai negara dan mendapatkan tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Kalau fanatisme pecinta Jepang muncul melalui Manga, Anime (Naruto, One Pece, Bleach, Death Note), dan Soundtracknya . Para pecinta Korea muncul melalui drama-drama Asia (Boys Before Flowers, Princess Hours, Full House, Stairway to Heaven) dan Soundtracknya. Para musisi Korea didominasi format Boy band/Girl group, yang didalamnya diselipkan dance untuk menambah daya tarik musiknya.

Boy Band Korea: Super Junior, SHINee, Big Bang, TVXQ dll.
Girl Group Korea: Girls Generation/SNSD, Kara, Wonder Girl, 2NE1, 4 Minute, Miss A, Sistar dll.
Musisi Lainnya: BoA, Rain, Byul, Shinwa, T-Max, Se7en dll.

Dari tahun 1990 dan awal tahun 2000-an, Jenis Musik yang popular di Korea Selatan diistilahkan dengan K-Pop (Korean Pop). K-Pop mendapat pengaruh yang sengat besar dari musik pop Jepang (J-Pop). Musik K-pop memiliki cikal bakal dari musik Jepang yang mulai populer di Korea pada masa penjajahan Jepang di Korea (1930-an).

Suksesnya industri musik Korea menimbulkan Korean Wave, yaitu demam Korea di berbabagai negara. Kalau dulu banyak orang yang ingin belajar bahasa Jepang. Sekarang sudah banyak yang beralih ingin belajar bahasa Korea (yang menurut beberapa orang dealegnya enak didengar).

Catatan:
Demam Korea yang terjadi di berbagai Negara, juga terjadi pada remaja-remaja (kebanyakan remaja puteri) di Indonesia.
Memberi warna baru bagi Industri musik Indonesia, SM*SH adalah Boyband yang kontroversial, karena dituding sebagai penjiplak Boyband-Boyband asal Korea (Sekedar Informasi “jangan tersinggung”, di YouTube lebih banyak yang dislike daripada yang like video musik mereka, dan hal yang seperti itu jarang terjadi). Meskipun begitu, kesuksesan yang diraih oleh Boyband yang satu ini tidak bisa dipandang sebalah mata.

Penyanyi-penyanyi Terkenal asal Asia yang lainnya:
Charice (Filipina)
Tata Young (Thailand)
Joanna Wang (Cina)
F4/JVKV(Boyband asal Taiwan yang sempat terkenal melalui drama Asia dari Taiwan, “Meteor Garden”)
Fahrenheit(Boyband Taiwan)
Agnes Monica (Indonesia)
Siti Nurhaliza (Malaysia)

Yaaa… Kira-kira seperti itulah pandangan saya terhadap industri musik dunia saat ini. Saya harap, suatu saat nanti industri musik di Indonesia akan jauh lebih maju dan dapat bersaing dengan negara-negara besar yang saya sebutkan di atas tadi. Kalau bisa, musik Indonesia memiliki identitas dan ciri khasnya sendiri dan tentu saja dengan kualitas yang jauh lebih baik (terutama bukan hasil plagiat). Dan menurut saya lagu-lagu indonesia itu, kualitasnya tidak kalah bersaing dengan lagu-lagu Korea, Jepang, atau bahkan lagu Barat. Meskipun seringkali kasus plagiat atau lagu remake yang membuat nilai lagu indonesia terasa berkurang. Tapi, hal-hal seperti itu, bukan hanya ada di Indonesia. Contohnya saja lagu Korea, yang sebenarnya banyak diremake dari lagu-lagu dari negara lain, atau bahkan dituduh sebagai hasil plagiat (tanpa izin).

Contoh:
SHINee - Hello diremake dari J.Cates - Holla,
2AM - Best Love diremake dari Fukuyama Masaharu - With Special Guests,
Super Junior - Boom Boom diremake dari Ray Lavender - Reverse, dll.

Dan tentu kita masih ingat ada beberapa lagu Indonesia yang diremake musisi Eropa. Lagu-lagu Indonesia masih menjadi tuan rumah dinegaranya sendiri. Jadi, lagu-lagu Indonesia memang memiliki potensi yang cukup besar untuk "mendunia" seperti lagu Jepang, Korea, dan Barat.

Industri musik saat ini tidak bisa disepelekan. Karena melalui musik, orang-orang dari mancanegara akan lebih mengenal dan menghormati bangsa dan kebudayaan kita. Seperti yang terjadi pada Jepang dan Korea yang memiliki pengaruh besar terhadap remaja-remaja Indonesia, mulai dari penampilan sampai bahasa dan kebudayaannya.

0 komentar:

Posting Komentar